Rabu, 06 Juni 2018

Tugas Kelompok formulasi ransum pakan

No.
Bahan baku
BK
PK
LK
SK
TDN
CA
P
Harga
1
Ampas tahu
10,788
25,651
5,317
14,527
76
0,19
26,6
10.000/tong
2
Ampas kecap
85,430
36,381
17,257
17,816
89,553
0,39
24,90
2000/L
3
Ampas gula cair
34,314
5,106
6,237
8,014
54,956
0
0
7000/L
4
Bungkil kopra
90,557
27,597
11,216
6,853
78,703
0,47
0,97
3000/Kg
5
Bungkil sawit
92,524
14,112
11,903
10,722
71,721
0,31
0,85
1600/kg
6
Bungkil kacang tanah
91,447
36,397
17,243
0,895
40,265
0,11
0,74
2400/kg
7
Bungkil kedelai
89,413
52,075
1,011
25,528
55,521
0,20
0,74
6500/kg
8
Daduk padi
91,267
9,960
2,320
18,513
69,425
0,06
1,55
4000/kg
9
Tumpai kedelai
91,417
21,134
3,029
23,179
48,475
0
0
3500/kg
10
Tumpi jagung
87,385
8,657
0,532
21,297
69,00
0,02
5,9
1200kg
11
Tepung gaplek
87,024
2,412
0,792
8,930
74,828
0,10
0,04
2300/kg
12
Pollard
89,567
16,412
4,007
5,862
63,000
0,13
1,29
5500/kg
13
Mollases
30,232
8,300
4,007
0
67,3
2,05
0
2400/L
14
Daun ubi jalar
87
14,32
0
11,7
37,42
0,79
2,8
1500/ikat
15
Daun ubi kayu
26
20,00
3,64
30,92
77
0,67
0,36
3000/kg
16
Alang-alang
40
5,40
8,73
35,40
54
1,40
0,21
10000/ikat
17
Rumput teki
91,4
11,9
1,88
29,7
57
0,13
0,09
-
18
Rumput gajah
21
8,3
2,9
33,50
50
11,28
5,54
7000/kg
19
Tepung ikan
0,20
17,00
2,3
5,66
0,11
0,59
0,77
2000/kg
20
Dedak jagung
86
11,30
4,71
5,00
52,00
22,34
0
4000/kg

Sabtu, 02 Juni 2018

Pengenalan bahan pakan asal hijauan

Pengenalan pakan hijauan 

Hijauan merupakan pakan yang berasal dari bagian vegetative tumbuhan. contohnya seperti rumput, legum. macam rumput berdasarkan manfaatnya yaitu rumput grazing dan rumput potong. sedangkan legum terdiri dari pohon, semak, dan perdu.
pengenalan pakan dari limbah
  1. Limbah pertanian :
              - Jerami padi                    - Jerami jagung
              - Jerami kacang                - Jerami kedelai

      2. Limbah industri perkebunan :
              - Bungkil kelapa
              - Limbah industri kelapa sawit
              - Limbah pengolahan kopi

Pengenalan pakan asal butiran dan umbi- umbian
  • Pakan asal butiran bisa di peroleh dari limbah pertanian , seperti :
              => Dedak padi                   => Bungkil kedelai
              => Jagung                          => Ampas tahu
              => Pollard                          => Ampas kecap
              => Sorgum                         => Kacang tanah
              => Biji kedelai
  • Pakan asal umbi- umbian :
              => Ubi kayu
              => Onggok
              => Daun singkong
              => Ubi jalar\

Manajemen Pemberian Pakan
  1. Induksi dan adaptasi pemberian pakan
  2. Pemberian pakan kasarsebelum konsentrat
  3.  Pentingnya tekstur pakan serat
  4. Percampuran pakan
  5. Kesegaran dan penyimpanan pakan
  6. Elektrolit
  7. Estimasi kebutuhan ternak
Formulasi Ransum

Tahapan formulasi ransum :
Formulasi ransum ===> Kebutuhan ternak ===> Bahan pakan tersedia ===> Kandungan nutrisi pakan
              

Rabu, 30 Mei 2018

siklus produksi sapi & kambing perah

Siklus produksi sapi perah
      Laktasi dimaksudkan untuk memberi nutrisi pada anak segera setelah kelahiran. Pada peternakan sapi perah, siklus reproduksi dimanipulasi dengan tujuan setiap ekor harus beranak setiap tahun dengan masa laktasi sekitar 10 bulan. Betina yang belum matang secara seksual belum memiliki kelenjar mammae yang berkembang namun secara structural pembuluh mammae dan alveolinya tumbuh. Kelenjar mammae ini tumbuh dan berkembang selama terjadinya kebuntingan. Banyak hormone yang mempengaruhi hal ini.
     Sapi memiliki siklus reproduksi normal yaitu 21 hari. Sapi berahi selama 12 jam kemudian ovulasi tejadi menyusul terlihatnya tanda-tanda berahi tersebut. Lama kebuntingan yang normal pada sapi adalah 285 hari.Sebagian besar peternak mengawinkan sapi dara mereka sekitar 15 – 18 bulan untuk memperoleh pedet pada 24 – 27 bulanSelama kebuntingan, perkembangan kelenjar mammae yang maksimal terjadi untuk mempersiapkan produksi susu (laktogenesis), yang dimulai pada saat pedet lahir. Susu yang diproduksi pertama kali disebut colostrum and kaya akan antibody.
     Setelah kelahiran,laktasi berlangsung pada periode tertentu. Pada sapi berlangsung selama 305 hari. Hormon yang mempengaruhi pada laktasi ini adalah prolactin, insulin, thyroid hormones dan growth hormone (BST). Beberapa minggu setelah kelahiran, sapi kembali dengan siklus estrus dan menunjukan tanda-tandanya. Sapi kemudian di insenminasi buatan (IB) pada saat estrus yang tepat sekitar 70 – 90 hari setelah kelahiran. Tujuan dari perlakuan ini adalah untuk mendapatkan kelahiran sekali dalam setahun. Produksi susu menuruin pada saat terjadi kebuntingan. Perubahan hormone yang terjadi selama kebuntingan dan meningkatnya penyerapan nutrisi ke fetus menyebabkan menurunnya pengaturan pengeluaran air susu. Sekitar 305 hari masa laktasi kemudian berhenti sapi mengalami kering kandang atau "dried off". Rata-rata beranak dan laktasi per sapi adalah tiga kali. Bila pedet adalah betina digunakan sebagai induk pengganti (replacement). Sekitar 25 – 30 % pada kelompok ternak diganti setiap tahunnya. Sementara sapi jantan dapat dijual sebagai anakan atau sapi daging.


Siklus produksi kambing perah

     Pencatatan siklus berahi dilakukan dengan menghitung jarak antara kawin dengan kawin berikutnya kalau pada perkawinan yang sebelumnya tidak terjadi kebuntingan.
Siklus berahi dapat dipengaruhi oleh pakan yang diberikan, dan siklus berahi lebih lama dengan semakin tingginya suhu lingkungan.  
     Kambing betina akan berahi setiap 21 hari atau pada interval 18 sampai 21 hari dengan lama berahi antara satu - dua hari. Kambing dara akan berahi pertama saat bobot 38,59 – 43,13 kg dan berumur sekitar 10 bulan.
     Tanda-tanda berahi pada kambing sama dengan sapi yaitu:  vulvanya membengkak, sering kencing, sering mengembik, menaiki kambing betina lain dan siap untuk dinaiki kambing betina lainnya.

Kamis, 19 April 2018

Pemasaran peternakan sapi di Wahyu utama

PEMASARAN SAPI DI WAHYU UTAMA 

Sapi di Wahyu utama yang baru di beli sebelum masuk kandang harus di timbang terlebih dahulu, lalu di karantina dan di beri obat cacing/Sari lemu. Sapi di karantina selama kurang lebih 1 minggu. Tujuan dari peternakan Wahyu utama adalah penggemukan. Maka pakan sangat di perhatikan nutrisinya. Jika kegemukan juga akan berpengaruh kepada sistem reproduksinya.

Sistem pemasaran 
Bibit penggemukan sapi biasanya di beli dari pasar jatirogo, kerek dan Tuban. 
Kriteria sapi yang siap di potong 
  1. Gemuk siap di potong 
  2. leher sudah mulai berisi
  3. Pinggul juga berisi 


Wahyu utama terfokus dalam pemasaran daging dan kotoran sapi
Daging di jual ke rumah makan, krajan dan di tambakboyo dengan harga 1kg 45.000-47.00 untuk harga normal.  Pakan juga di jual , konsentrat bisa terjual hingga 1 setengah ton/Bulan(rata-rata). Biasanya Wahyu utomo bisa menyembelih 2-3 ekor sapi untuk memenuhi pemesanan. Pada waktu kurban laku sampai 252 ekor sapi. Dan keuntungannya sampai 400 juta. Kotoran sapi di olah menjadi pupuk cair dan padat. Pupuk cair bisa terjual hingga Rp 20.000/sak 







Jumat, 13 April 2018

Biosecurity dan Pembibitan

BIOSECURITI


     Biosecuriti adalah semua tindakan atau pengelolaan untuk mencegah penyakit dalam suatu area atau lingkungan tertentu. 

 3 hal penyebab timbulnya penyakit
  1. Host 
  2. Agen pathogen
  3. Environment
Prinsip - prinsip
  • Mencegah penyakit masuk kedalam farm (sumeber penyakit :  manusia, ternak, hewan liar, alat transpotasi dan pakan )
  • Mencegah penyakit menyebar di dalam farm ( sanitasi dan disenfeksi)
  • Menigkatkan kekebalan hewan terhadap penyakit (pemberian nutrisi yang baik, vaksinasi, pengobatan cacing dan kurangi strees)




PEMBIBITAN
Standart mutu bibit
- Sehat dan bebas cacat fisik
- Bebas dari cacat alat reproduksi, infertil / tidak bisa bunting
- Bibit jantan siap sebagai pejantan / tidak cacat kelamin

Butiran pertimbangan bibit
a). Penampilan umum
     => garis punggung lurus
     => lincah
     => iga belakang cukup besar

Faktor
  • Laju reproduksi induk
  • Laju pertumbuhan anak sampai disapih
  • Efesiensi pakan
Cara mengukur laju
1. Lambing rate
2. Repoduktive rate
       
          RR = S ( 1- M ) / I

   Sedangkan menghitung jumlah anak lepas sapih per ekor induk per tahun di hitung dengan rumus :

          RR' = S ( 1 - M ) P / I

Ket : S = Jumlah anak sekelahiran 
        M = Tingkat martolitas
         I  = Lambing interval ( per tahun )
         P = Jumlah populasi

Kamis, 05 April 2018

Resum Kolokium

Seminar proposal / tugas akhir

Atas nama : Agus pranoto
Judul         : Manajemen pakan sapi potong peranakan ongole (PO) di PT. Fortuna Megah Perkasa

     Usaha untuk meningkatkan pangadaan daging sapi dapat di lakukan dalam usaha feedlot. Feedlot adalah pemeliharaan sapi di dalam kandang tertentu, tidak di pekerjakan tetapi hanya di beri makan dengan nutri yang optimal untuk meningkatkan berat badan dengan kesehatan sapi. pakan sendiri bertujuan untuk mempertahankan daya tahan tubun, hidup pokok dan kesehatan.
     Sapi potong merupakan salah satu ternak penghasil daging di indonesia. Upaya peningkatan populasi dan produktivitas sapi potong senantiasa dilakukan, salah satunya adalah penggalakan usaha penggemukan sapi potong dengan managemen pakan yang baik di PT.Fortuna Megah Perkasa. Dengan menggunakan metode :
  1. Studi lileratur  : pencarian dari sumber tertulis
  2. Observsi          : melalui pengamatan dan pencatatan secara sistematis
  3. Koleksi data    : mengumpulkan data secara langsung maupun tidak langsung dan seluruh informasi yang berkaitan dengan management pakan sapi potong.
  4. Wawancara      : pengumpulan data dengan cara wawancara
  5. Dokumentasi   : pegambilan gambar
Vareabel yang di amati
  1. Ketersediaan bahan baku
  2. Kapasitas produksi pakan
  3. Foemulasi ransum
  4. Teknologi pembuatan pakan 
  5. Produksi pakan
  6. Produksi daging






SEMINAR PROPOSAL 
Atas nama  : Muhamad Hasib Khoirudin Fatkur Rohman
Judul          : Pemanfaatan limbah peternakan sapi



Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungn meninbulkan pemikiran untuk mengelola kotoran ternak tersebut menjadi suatu produk yang lebih bermanfaat. Limbah sendiri di bedakan menjadi 2 yaitu :
  • Limbah cair
           Manfaat penggunaan pupuk cair antara lain adalah menghemat biaya pemupukan, menyuburkan tanah, meningkatkan produktivitas tanaman dan pendapatan petani. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa produksi tanaman dapat ditingkatkan dengan penggunaan pupuk cair dari urine sapi.
Cara pembuatan :

(1) urine dan feses ditaruh dalam suatu ember plastik besar, sedangkan nanas, tetes dan air dicampur dalam ember plastik berbeda.
(2) Kedua ember tersebut di atas diperam (disimpan) selama 2 minggu dan setiap hari masing-masing ember diaduk sekitar 10 menit.
(3) setelah 2 minggu isi kedua ember dicampur dalam satu ember dan diperam selama 1 minggu, setelah itu pupuk cair siap digunakan.


  • Limbah padat
Berikut Manfaat Pupuk Kompos dari kotoran Sapi :
1. Memperbaiki struktur tanah berlempung sehingga menjadi ringan.
2. Memperkuat daya ikat tanah berpasir sehingga tanah tidak berderai.
3. Menambah daya ikat tanah kepada air dan unsur-unsur hara tanah.
4. Memperbaiki drainase dan tata udara dalam tanah.
5. Memiliki unsur hara yang lengkap (jumlahnya tergantung dari bahan pembuat pupuk kompos).
 


Laporan Kunjungan Pembibitan dan Penetasan itik di Kecamatan Sumberejo Bojonegoro Jawa Timur

Pembibitan dan Penetasan Itik         UD. Aldika Jaya merupakan sebuah usaha yang didirikan oleh mas Dika di bidang pembibitan dan penet...